Kamis, 22 Maret 2012

Philip Ewart Vernon

Anggota Kelompok :

Sejarah Philip E. Vernon
Philip Ewart Vernon, seorang psikolog yang mempelajari tentang suku dan intelegensi, lahir di Oxford, England pada tanggal 6 juni 1905 dan meninggal pada tanggal 28 juli 1987.
Philip E. Vernon mendapatkan gelar M.A. dan Ph.D. dari universitas Cambridge pada tahun 1927. Ia mempelajari tentang kontribusi dari lingkungan dan faktor genetik yang mempengaruhi perkembangan intelegensi. Ia menyimpulkan bahwa perbedaan perkembangan intelektual seseorang merupakan 60% dipengaruhi oleh faktor genetik dan ada juga beberapa bukti yang menyatakan perbedaan gen pada kelompok suku tertentu melibatkan rata-rata tingkat kemampuan mereka yang berbeda pula.
Ia menerima hibah dari Pioneer Fund, dimana ia mendokumentasikan perbedaan IQ pada kelas social yang besar antara US dan UK. Berdasarkan website Pioneer Fund :
“Dari analisa perang dunia I militer amerika  menunjukkan bahwa IQ rata-rata dari anak yang lahir di kelas professional memiliki IQ 123, dimana anak yang dilahirkan pada kelas yang rendah memiliki IQ 96. Vernon menyimpulkan bahwa anak yang berasal dari kelas profesional memiliki dasar genetika yang bagus. Ia mendasari penilaiannya dari bukti bahwa intelegensi anak adopsi lebih berhubungan dengan status sosial orang tua biologisnya dari pada orang tua angkatnya. Vernon berpendapat bahwa mobilitas sosial menyababkan orang yang mempunyai intelegensi tinggi akan berhasil dalam hirarki sosial, sedangkan yang memiliki intelegensi yang lebih rendah akan cenderung gagal.”
Pada tahun 1949, Philip E. Vernon diangkat serbagai professor psikologi di Institute of Education, Universitas London, dan kemudian ditunjuk menjadi peneliti javatan profesor di sebuah Institut pada tahun 1964.
Pada tahun 1968 (pada saat umur 63 tahun) ia mengabaikan karir akademik yang menjamin di England, untuk memulai karir keduanya di Universitas Calgary. Di Universitas Calgary inilah Philip E. Vernon dikenal secara luas.
Intelegensi
Definisi Intelegensi menurut Philip E. Vernon :
  • Intelegensi A

Merupakan potensi bawaan, yang diterima oleh anak dari orang tuanya melalui gen yang nantinya akan menentukan perkembangan mental.

  • Intelegensi B

Merupakan kemampuan yang biasanya ditunjukkan dalam perilaku seseorang. Istilah inteligensi ini mengacu pada kepandaian, cepat dalam bertindak, bagus dalam penalaran dan pemahaman, serta efisien dalam mental.

  • Intelegensi C

Inteligensi adalah umur mental, atau IQ atau skor dari suatu tes inteligensi .
Sumber :

Tidak ada komentar:

Posting Komentar